Diskon & Voucher Marketplace
Diskon dan voucher sering membuat omzet terlihat naik, tapi profit bersih turun tanpa disadari. Hub ini membantu kamu mensimulasikan promo dan mengecek dampaknya ke margin dan BEP dengan kalkulator.
Promo
Diskon/Voucher
Efek
Omzet turun
Kunci
BEP aman
Checklist sebelum ikut promo
- Tentukan diskon/voucher (nominal atau persen).
- Pastikan semua biaya sudah masuk: fee, packaging, biaya proses.
- Cek profit bersih dan margin setelah promo.
- Pastikan harga jual tetap di atas BEP saat promo aktif.
Simulasi 3 skenario promo
- Promo ringan: diskon kecil untuk naikkan konversi.
- Promo normal: target margin turun sedikit tapi tetap aman.
- Promo agresif: cek ulang BEP, biasanya berisiko rugi.
Gunakan kalkulator untuk membandingkan ketiga skenario ini dan pilih yang paling aman.
Artikel Terkait
FAQ
Kenapa diskon bisa bikin rugi walau omzet naik?
Karena diskon/voucher menurunkan omzet bersih, sementara biaya (HPP, fee, packaging) tetap. Akibatnya profit turun dan BEP naik.
Bagaimana cara menghitung diskon agar tetap untung?
Hitung BEP saat promo: masukkan diskon/voucher dan semua biaya ke kalkulator, lalu pastikan harga jual tetap di atas BEP dan margin masih sesuai target.
Apakah lebih baik diskon nominal atau persen?
Tergantung harga produk. Diskon persen biasanya lebih agresif pada produk mahal, sedangkan nominal lebih terkendali. Simulasikan keduanya untuk melihat dampak profit.